My Blog My Real

Sebuah Catatan Perjalanan Mengejar Mimpi

Belajar dari Seekor Semut

Leave a comment

Izinkan saya untuk sejenak menyapa teman-teman semua di pagi hari yang sejuk ini

Menyapa dengan sebuah renungan…

Sebuah renungan yang hendak menyapa kita, sebelum memulai aktivitas yang padat di hari ini

Pernahkah engkau melihat seekor semut ?

Jawabannya pasti iya….

Lalu, pernahkah engkau memperhatikan seekor semut?

Jawabannya belum tentu iya….

Maka inilah kita, mencoba memperhatikan dan belajar dari apa yang dilakukan oleh seekor semut

Semut adalah makhluk Allah yang begitu kecil, termasuk kecil di mata kita pastinya

Tapi ternyata, semut adalah makhluk Allah yang memiliki begitu besar semangat hidup, terutama semangat untuk bekerja, semut selalu dalam kesibukan, bekerja dan bekerja

Tak ada waktu yang ia sia-siakan, setiap detik ia gunakan untuk bekerja dan berjuang mempertahankan hidupnya yang mungkin sangatlah singkat,

Sangat singkat, karena kitapun bisa dengan mudah menjadi pembunuh sang semut, dan kemudian berlalu begitu saja seakan tak ada apa-apa

Semut selalu dalam kesibukan

Semut ,makhluk Allah dengan etos kerja yang ternyata patut kita ancungi jempol

Karena pernahkah sekali saja engkau melihat semut tampak berdiam diri dan melamun ?

Saya yakin jawabannya tidak……..

Karena semut tak seperti kita, kita yang tak jarang tak begitu menyayangi waktu yang sebenarnya sangat singkat, membiarkannya berlarut-larut hanya untuk duduk termenung tanpa hasil nyata, atau hanya untuk melakukan hal yang tak ada manfaatnya

Dan sekarang, ialah kita mencoba belajar dari seekor semut, belajar dari makhluk kecil ini

Belajar menjadi manusia yang tak lagi menyia-nyiakan waktu yang dimiliki

Belajar menjadi manusia yang terus bergerak dan berjuang,

Karena sejatinya hidup ini adalah perjuangan, perjuangan untuk menghasilkan hidup yang bermakna dan bermanfaat, tak hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang-orang yang ada di sekeliling kita.

Dan semutpun mengajarkan pada kita…

Mengajarkan akan sebuah ukhuwah

Sekali lagi saya bertanya, pernahkah engkau memperhatikan seekor semut ?

Jika belum pernah, maka setelah ini silahkan untuk memperhatikan seekor semut,

Seekor saja dan Sejenak saja…..

Semut dengan segala kesibukannya, tak pernah alfa untuk berhenti sejenak dari sibuk yang menyitanya,

Maka inilah semut yang  kembali membedakannya dengan kita

Semut berhenti sejenak bukan sekedar untuk beristirahat, tapi ia sempatkan waktunya untuk berhenti dan menyapa teman-temannya yang lain.

Ya, untuk menyapa teman-temannya yang lain…

Maka begitukah pula kita ?

 

Taukah engkau kawan, diantara kesibukan yang menyita waktu, ada satu hal sangat sulit dijaga.

Tahukah engkau apa itu kawan?

Bukan kesehatan, buka pula istirahat….

Tapi tak mudahnya menjaga kesibukan itu sendiri, menjaga agar kesibukan itu tak membuat kita menjadi orang yang sibuk dengan kesibukannya sendiri, menjaga agar kita tak menjadi orang yang seakan sibuk dengan diri kita sendiri

Menjaga agar waktu yang telah tersita ini masih mampu terbagi untuk yang lain,

meski hanya sejenak, sejenak untuk menyapa saudara kita yang lain

Saudara yang mungkin juga tengah tersita dengan kesibukannya, atau bahkan tengah menjadi penonton kesibukan kita, dan malangnya penonton yang tak dianggap

Maka inilah, kita belajar dari seekor semut, makhluk Allah yang kecil, dimata kita pastinya.

Dua hal yang dapat kita ambil sebagai pembelajaran, dari banyak hal lain yang sebenarnya dapat kita pelajari, sekali lagi hanya dari seekor semut kecil


Sebuah renungan sekaligus teguran halus, yang terutama diperuntukkan untuk diri saya sendiri

Di sela-sela kesibukan tugas yang ternyata cukup menyita waktu dan perhatian, termasuk perhatian saya kepada saudara2 yang lain

Semoga bermanfaat, termasuk untuk diri saya sendiri

Author: my BlOg my Real

I'm a bird, I'm a flower, I'm a stone but the real, I'm a human slave of Allah, Inoy Trisnaini, itu namaku. Sudah terlalu banyak komentar tentang nama ini, ada yang mengatakan aneh,unik,lucu,bagus bahkan ada pula yang mengatakan jelek so what ?? it's my name. Mak, aku ialah hamba Allah dengan segala kekurangan dan kelebihanku. aku hanya seorang manusia biasa yang tengah berjuang untuk menjadi bukan manusia biasa, just do the best that I can do.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s